Ditulis oleh asramdlan di/pada April 7, 2009
Bagi Anda yang sudah tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), jangan sia-siakan hak pilih itu! JANGAN GOLPUT! Paling tidak beberapa hal di bawah ini merupakan pertimbangan bagi Anda yang masih Golput:
1. Tingginya angka Golput (yang tidak menggunakan hak pilihnya) TIDAK akan mempengaruhi keabsahan Pemilu! Pemilu tetap absah dan hasil-hasilnya tetap diakui meskipun angka partisipasi pemilihnya rendah. Jadi, bagi Anda yang Golput, ke-Golputan Anda tidak ada pengaruhnya sama sekali! Artinya: Anda tidak memberikan kontribusi apa-apa bagi perbaikan negeri ini!
2. Saya yakin, Anda yang masih Golput bukanlah orang yang tidak berpikir. Anda mestinya adalah orang yang dapat menilai kapasitas Caleg-Caleg yang sekarang sedang berlomba menuju kursi dewan. Saya juga yakin, diantara Caleg-caleg itu, banyak yang kapasitasnya mumpuni sebagai wakil rakyat, serta tidak sedikit diantara mereka yang berjuang dengan ikhlas untuk perbaikan negeri ini. Silakan Anda pikirkan dengan hati yang lebih jernih!
3. Ke-Golputan Anda akan memberikan peluang bagi Caleg-Caleg busuk (baru maupun mantan Aleg) untuk duduk di kursi dewan. Artinya: Anda yang Golput memberikan kontribusi negatif terhadap upaya perbaikan negeri ini!
4. Sekalipun Anda tetap Golput, SADARILAH: Anda masih hidup di negeri ini, Anda masih WNI, terhadap diri Anda dan keluarga Anda masih berlaku setiap peraturan yang ada di negeri ini. Suka atau tidak, sekalipun Anda tidak memilih Caleg-Caleg itu, tapi PRODUK mereka tetap berlaku bagi Anda! Artinya: ANDA SENDIRI AKAN IKUT MERASAKAN AKIBATNYA JIKA CALEG BUSUK JADI ANGGOTA DEWAN AKIBAT KEGOLPUTAN ITU!
5. Kita harus idealis, tapi jangan jadi ekstrimis. Perbaikan negeri ini tidak bisa dilakukan dalam tempo singkat, melainkan butuh perjuangan panjang yang dibarengi dengan kesabaran. Jangan jadi Golput hanya karena 10 tahun reformasi ini belum memberikan banyak perubahan, karena bisa jadi anak-cucu kitalah yang nanti akan menikmati perubahan itu. LAKUKAN PEMILIHAN YANG TEPAT DEMI MEREKA! Jangan cuma memikirkan diri sendiri, pikirkan juga generasi sesudah kita yang akan meneruskan perjuangan kita!
Ingat, Golput BUKAN PILIHAN, tapi itu merupakan PELARIAN bagi mereka yang tidak punya visi dan misi dalam melakukan perubahan bagi negeri ini.
Dua hari lagi adalah kesempatan KITA untuk memberikan kontribusi positif demi INDONESIA yang makin BAIK.
Ditulis dalam bebas | Leave a Comment »
Ditulis oleh asramdlan di/pada November 8, 2007
“becak pak, 5000 diantar pulang pergi ke tempat bakpia!” seru tukang becak begitu kaki saya keluar dari hotel. berulang kali tukang becak itu merayu saya agar mau diantarnya ke tempat-tempat belanja oleh-oleh jogja. kebetulan memang saya dan kawan berniat membeli buah tangan buat keluarga, akhirnya tawaran itu saya terima. kira-kira perjalanan 5 menit (sekitar 2 km) tiba di toko kaos. setelah membeli 1 kaos (karena harganya cukup mahal buat saya), saya naik becak kembali. tanpa disuruh, tukang becak membawa saya ke toko batik. saya membeli beberapa baju dan kaos. dari toko batik, tukang becak menawari saya ke toko oleh-oleh makanan, tapi saya tolak karena saya masih punya waktu 1 hari lagi untuk jalan-jalan. akhirnya saya diantar kembali ke hotel dan sesuai kesepakatan, saya membayar 5000.
esoknya saya dan kawan berjalan kaki ke malioboro. agak jauh memang dari hotel tempat saya menginap, tapi saya menikmatinya sambil mengamati suasana kota. setelah menyusuri malioboro, saya masuk ke pasar beringharjo dan membeli daster buat istri tercinta, terus makan siang di sekitar sana. selesai itu semua, saya dan kawan bermaksud kembali ke hotel naik becak karena rasanya tidak kuat lagi kalau kembali ke sana dengan berjalan kaki. saya pikir paling mahal tarif becaknya 5000 karena jaraknya lebih pendek daripada jarak kemarin ke toko kaos dan batik. diluar dugaan, tukang becak tidak bergeming dari 10 ribu, itupun dia tawarkan sambil lalu seolah-olah tidak butuh penumpang. karena tidak ada pilihan, saya kembali ke hotel berbecak ria dengan tarif 10 ribu…
belakangan baru saya tahu, ternyata tukang becak mendapat komisi dari pemilik toko kaos/batik jika penumpang yang dibawanya ke sana berbelanja, sehingga tukang becak berani menawarkan tarif murah (dengan resiko rugi jika si penumpang tidak berbelanja)! memanfaatkan tukang becak sebagai agen pemasaran cukup efektif, terutama bagi toko oleh-oleh yang letaknya kurang strategis (jauh dari malioboro dan pusat keramaian lainnya). mungkin stategi ini bisa diterapkan di kota-kota lain. selain dapat meningkatkan omset, juga sekaligus membantu pendapatan para tukang becak…
Ditulis dalam umum | Leave a Comment »
Ditulis oleh asramdlan di/pada Oktober 23, 2007

mempertahankan prestasi ternyata memang lebih sulit daripada meraihnya. sering kita berupaya maksimal demi meraih prestasi, tetapi manakala prestasi itu sudah diraih, sering pula kita gagal mempertahankannya. saya ingat ketika SMP dulu. waktu kelas 1 saya meraih posisi ke-3 terbaik di kelas. karena keinginan yang kuat agar bisa menjadi terbaik ke-1, saya berusaha maksimal dalam belajar. hasilya, saya naik ke kelas 2 dalam posisi terbaik di kelas 1. 1 tahun di kelas 2 saya berhasil mempertahankan posisi terbaik itu, tapi di kelas 3 ternyata semangat saya mulai kendur dan terbukti 2 semester berturut-turut saya gagal mempertahankan posisi terbaik itu, malah merosot cukup jauh…
bisa konsisten (istiqomah) itu butuh tekad yang kuat. kalau tekad hanya sebatas tekad, semangat kita akan mudah loyo dan gampang tergoda terutama oleh sifat MALAS! malas berbuat akhirnya lupa pada tekad kita untuk meraih prestasi terbaik.
beberapa waktu lalu menjelang bulan ramadlan, banyak di antara kita meneguhkan tekad dalam hatinya untuk berbuat yang terbaik dalam ibadah. sebagian mungkin berhasil mencapai prestasi terbaik dan sebagian lagi mungkin tidak. bagi yang berhasil meraih prestasi terbaiknya, maka di bulan syawal ini adalah ajang pembuktian konsistensi ibadahnya. apakah berhasil mempertahankan prestasi terbaik ibadahnya atau gagal… meskipun iman itu ditakdirkan dapat bertambah atau berkurang, rasanya tidak pantas bagi kita untuk mengendurkan ibadah yang sudah kita latih selama bulan ramadlan, sebagai bukti syukur kita kepada Alloh yang telah banyak memberi nikmat-Nya yang tak terhingga. sangat pantas jika dulu Rosululloh mengajarkan sebuah doa: Ya Alloh, tolonglah / berilah kekuatan kepada hamba-Mu ini, agar mampu selalu mengingat-Mu, agar mampu bersyukur pada-Mu, dan agar mampu melaksanakan ibadah yang terbaik pada-Mu…
Ditulis dalam bebas | Leave a Comment »
Ditulis oleh asramdlan di/pada Oktober 10, 2007
Menjelang akhir ramadhan 1428 H ini bandung diguyur hujan lagi. Tidak terlalu lebat tapi sangat cukup untuk menghapus debu dan kotoran di muka bumi. Seolah-olah Alloh ingin memberikan gambaran bahwa ibadah shaum juga dapat menghapus debu-debu dosa yang melekat dalam hati…Subuhnya saya berjalan kaki ke masjid mengejar keutamaan shalat berjama’ah. Subhanalloh, ternyata kabut menyelimuti kawasan perumahan tempat saya tinggal. Sudah lama rasanya tidak mengalami suasana seperti ini. Jarak pandang hanya sekitar 20 meter. Baru kali ini saya merasakan lagi suasana pagi bandung seperti zaman kecil dulu. Dingin tapi hangat. Kulit kita kedinginan tapi hati terasa hangat. Hangat karena kasih sayang Alloh sangat terasa di bulan ramadhan ini. Betapa pintu rahmat dan taubat terbuka lebar, tak kenal siapapun yang berkeinginan untuk memasukinya akan senantiasa diterima dengan ramah dan tangan terbuka. betapa pun banyak rahmat yang diminta dan dosa yang dibawa, pintu itu akan selalu muat dan tak pernah kehabisan isinya. Saya jadi khawatir, jangan-jangan selama ini belum memanfaatkan kesempatan emas ini..Ya Alloh, Engkaulah Al Ghofur Yang Maha Pengampun… ampunilah segala dosaku, baik dosa yang telah lalu maupun yang belakangan, baik dosa yang sengaja maupun yang tidak sengaja, baik dosa yang kulakukan dengan terang-terangan maupun yang kulakukan dengan sembunyi-sembunyi, serta dosa-dosa yang Engkau lebih Mengetahuinya daripada aku… Ya Alloh, ampuni juga dosa kedua ibu bapakku, istri dan anak-anakku, semua keluargaku, serta seluruh kaum muslimin, Ya Alloh Ya Ghofur…Ya Alloh, Engkaulah At Tawwab Yang Maha Menerima Taubat… sesungguhnya aku hamba-Mu yang zhalim, terimalah taubatku, beri aku kekuatan agar selalu mampu mengingat-Mu baik ketika lapang maupun sempit, beri aku kekuatan agar selalu bersyukur pada-Mu baik ketika senang maupun susah, dan beri juga aku kekuatan agar mampu beribadah dengan baik kepada-Mu dengan sebaik-baik ibadah…Ya Alloh, Engkaulah Ar Rohman Yang Maha Pemberi Rahmat, limpahilah aku dan semua umat-Mu dengan rahmat-Mu, beri aku kekuatan agar mampu menebarkan rahmat-Mu di muka bumi kepada semua makhluk-Mu, dan jauhkanlah aku dari orang-orang yang merugi…Ya Alloh, Engkaulah As Sami’ Yang Maha Mendengar, Engkaulah Al Mujib Yang Maha Mengabulkan permohonan, penuhilah do’aku ini sebagaimana telah Engkau kabulkan do’a para Rosul-Mu dan hamba-hamba-Mu yang sholih…Amiin… Taqobbalallohu minna wa minkumShiyamana wa shiyamakumMinal ‘Aidin wal faizinMohon maaf lahir dan batin
Ditulis dalam umum | Leave a Comment »
Ditulis oleh asramdlan di/pada Oktober 5, 2007
kebetulan saya pernah mendapat tugas bekerja di provinsi NAD selama sekitar 6 bulan pasca tsunami. ketika terjadi bencana itu, sebetulnya setengah tidak percaya karena begitu melekat di pikiran saya Aceh sebagai serambi Makkah diterpa tsunami yang demikian dahsyat ibarat sebuah azab/siksa buat kaum durhaka di zaman nabi-nabi dahulu! (dalam pikiran saya, Tuhan seharusnya menghukum daerah lain yang kehidupannya memang sudah bobrok, Jakarta misalnya….
)
tapi pikiran itu berangsur-angsur saya singkirkan terutama setelah saya mengalami sendiri hidup di provinsi NAD. mungkin pendapat saya ini subjektif, tapi saya rasa masih dapat diterima karena hal-hal yang akan saya ungkapkan juga tidak memiliki nilai pasti alias tingkat relativitasnya sangat tinggi.
saat ini saya menyikapi bahwa bencana tsunami wajar Tuhan takdirkan terjadi di Aceh, karena beberapa hal (relatif ) berikut ini:
- sudah terlalu banyak perbuatan dosa terjadi di sana. apakah di tempat lain tidak banyak perbuatan dosa? saya kira banyak, bahkan mungkin ada tempat lain yang perbuatan dosanya lebih banyak, tetapi khusus untuk Aceh yang serambi Makkah, dosa sebanyak itu tak dapat ditolelir sehingga pantas diberi peringatan (mudah-mudahan bukan azab).
- muslim di Aceh banyak yang melupakan aturan Islam padahal di sana bisa dikatakan kehidupannya identik dengan Islam (terbukti sekarang di sana diberlakukan syariat Islam). hal kedua ini sebetulnya identik dengan hal pertama di atas, tetapi tetap saya sebutkan karena saya ingin menegaskan bahwa seharusnya kehidupan di Aceh tegak atas dasar (aturan) Islam, bahkan sejak sebelum syariat Islam resmi dilaksanakan sekalipun, mengingat Aceh sebagai serambi Makkah…
anda pasti bertanya: apa dasarnya sehingga saya berani menyatakan bahwa di sana banyak perbuatan dosa dan syariat Islam dilupakan? jawabnya adalah fakta-fakta berikut ini:
- ada bakal calon gubernur yang mundur gara-gara tidak bisa membaca Al Quran!
- pemahaman atas ilmu dalam Islam cukup mendalam, tapi prakteknya banyak dilupakan. contoh: Islam mengajarkan ketertiban, tetapi kenyataannya orang Aceh banyak yang tidak bisa tertib (lampu persimpangan di jalan raya banyak dilanggar, tidak mau antri, parkir sembarangan tanpa peduli meskipun mengganggu orang lain).
- perempuan-perempuan muslim Aceh banyak yang tidak sadar akan kewajibannya menutup aurat dengan benar, alias tidak pakai jilbab. kalaupun sekarang banyak yang memakai jilbab (itu juga memakainya asal nempel saja), lebih karena takut ditangkap/diperingati WH (wilayatul hisbah/polisi syariat). kondisi seperti itu untuk Aceh tentu saja tidak dapat diterima sebagai sesuatu kewajaran…
- banyak orang yang dizholimi karena pelayanan yang lamban pada setiap layanan publik, baik formal maupun non formal (kawan saya pernah tidak jadi makan di satu rumah makan gara-gara pelayannya mengatakan bahwa pesanannya tidak ada, tetapi kabar itu baru diberitahukan setelah menunggu sekitar 45 menit bersamaan dengan pelayan itu mengantar pesanan yang ada…)
- kebiasaan sebagian besar orang Aceh yang meminta upah ketika dimintai tolong, bahkan ketika hal itu untuk kepentingan mereka sendiri! (ada cerita dari bapak-bapak petugas pengukuran BPN, ketika mereka meminta masyarakat agar memasang patok pada batas tanah masing-masing, mereka menjawab: mana upah pasangnya, kami dulu setelah tsunami membersihkan rumah sendiri saja dibayar NGO 50.000 rupiah!)
tidak ada maksud saya mengungkapkan hal ini, selain karena rasa prihatin terhadap Aceh yang serambi Makkah ternyata jauh dari bayangan saya…
anggap saja ini sebagai sebuah nasihat dari sesama saudara muslim sebagaimana diperintahkan Alloh SWT. sebagai manusia, saya juga belum sempurna menjalankan syariat Islam, dan sangat mungkin penilaian saya di atas ada yang tidak pas… untuk itu saya mohon maaf.
semoga Aceh yang sekarang dipimpin gubernur Irwandi dapat melaksanakan amanat menegakkan syariat Islam dan mampu menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. amin.
Ditulis dalam saran | 2 Komentar »
Ditulis oleh asramdlan di/pada September 24, 2007
hari ini adalah tanggal kelahiran saya 33 tahun yang lalu. kebetulan tahun ini angkanya cukup indah, jadi saya merasa lebih spesial..
orang suka menyanyi “panjang umurnya … dst… ” kalau ada yang sedang ulang tahun, dan si empunya ultah biasanya merasa umur dia makin panjang. orang kebanyakan melihat ke belakang dan bukan memandang ke depan.
justru saya berpikir kebalikannya, bahwa umur saya betul bertambah tetapi jatah hidup berkurang. artinya saya harus semakin sadar untuk terus memperbaiki kualitas hidup agar lebih bermakna, lebih terarah menuju tujuan hidup yang selama ini saya yakini, meskipun kesadaran ini selalu muncul ketika tanggal hari ini terlewati, tetapi godaan dunia memang luar biasa, membuat saya terlena dan terlupa pada tekad yang sama tahun kemarin dan tahun-tahun yang sudah lewat.
saya harap pada tahun yang ke-33 ini bukan saja angkanya yang indah, tapi juga hidup saya bisa semakin indah dihiasi semangat dan tekad yang makin kuat. amiin…
Ditulis dalam umum | 1 Komentar »