becak jogja
Ditulis oleh asramdlan di/pada November 8, 2007
“becak pak, 5000 diantar pulang pergi ke tempat bakpia!” seru tukang becak begitu kaki saya keluar dari hotel. berulang kali tukang becak itu merayu saya agar mau diantarnya ke tempat-tempat belanja oleh-oleh jogja. kebetulan memang saya dan kawan berniat membeli buah tangan buat keluarga, akhirnya tawaran itu saya terima. kira-kira perjalanan 5 menit (sekitar 2 km) tiba di toko kaos. setelah membeli 1 kaos (karena harganya cukup mahal buat saya), saya naik becak kembali. tanpa disuruh, tukang becak membawa saya ke toko batik. saya membeli beberapa baju dan kaos. dari toko batik, tukang becak menawari saya ke toko oleh-oleh makanan, tapi saya tolak karena saya masih punya waktu 1 hari lagi untuk jalan-jalan. akhirnya saya diantar kembali ke hotel dan sesuai kesepakatan, saya membayar 5000.
esoknya saya dan kawan berjalan kaki ke malioboro. agak jauh memang dari hotel tempat saya menginap, tapi saya menikmatinya sambil mengamati suasana kota. setelah menyusuri malioboro, saya masuk ke pasar beringharjo dan membeli daster buat istri tercinta, terus makan siang di sekitar sana. selesai itu semua, saya dan kawan bermaksud kembali ke hotel naik becak karena rasanya tidak kuat lagi kalau kembali ke sana dengan berjalan kaki. saya pikir paling mahal tarif becaknya 5000 karena jaraknya lebih pendek daripada jarak kemarin ke toko kaos dan batik. diluar dugaan, tukang becak tidak bergeming dari 10 ribu, itupun dia tawarkan sambil lalu seolah-olah tidak butuh penumpang. karena tidak ada pilihan, saya kembali ke hotel berbecak ria dengan tarif 10 ribu…
belakangan baru saya tahu, ternyata tukang becak mendapat komisi dari pemilik toko kaos/batik jika penumpang yang dibawanya ke sana berbelanja, sehingga tukang becak berani menawarkan tarif murah (dengan resiko rugi jika si penumpang tidak berbelanja)! memanfaatkan tukang becak sebagai agen pemasaran cukup efektif, terutama bagi toko oleh-oleh yang letaknya kurang strategis (jauh dari malioboro dan pusat keramaian lainnya). mungkin stategi ini bisa diterapkan di kota-kota lain. selain dapat meningkatkan omset, juga sekaligus membantu pendapatan para tukang becak…